Inilah Beberapa Band DEATCHORE Yang Paling Bersinar Di Tahun ini

Gelombang baru band-band yang muncul membawa angin segar ke dalam genre ini, menggabungkan elemen-elemen tradisional dengan inovasi yang mengubah lanskap deathcore.
Munculnya band-band ini bukan hanya memperkuat genre tersebut, tetapi juga memperluas cakrawalanya dengan sentuhan unik mereka.
Lorna Shore adalah salah satu nama besar yang tak terelakkan dalam percakapan tentang kebangkitan deathcore. Band asal Amerika ini telah menarik perhatian besar dengan album mereka, "Pain Remains", yang menjadi tonggak baru dalam perjalanan mereka.
Kehadiran vokalis Will Ramos membawa dimensi baru ke dalam musik Lorna Shore, dengan teknik vokal yang mengagumkan dan menakutkan, yang seakan-akan menjadi roh dari kemarahan dan keputusasaan yang diekspresikan melalui setiap nada.
Komposisi mereka tidak hanya sekadar brutal; ada narasi emosional yang mendalam yang menjadikannya lebih dari sekadar musik ekstrem—ini adalah pengalaman yang menggetarkan jiwa.
Sementara itu, Brand of Sacrifice menawarkan sesuatu yang berbeda dengan sentuhan futuristik dalam deathcore.
Menggabungkan elemen-elemen elektronik dan simfoni, mereka menciptakan suara yang unik dan tidak biasa, membuat mereka menonjol di antara band-band lainnya.
Album "Lifeblood" adalah pernyataan artistik yang kuat, di mana setiap lagu terasa seperti ledakan energi yang dikemas dengan teknik produksi canggih.
Lirik mereka yang terinspirasi oleh anime dan mitologi, seperti dalam lagu "Demon King", menambah lapisan imajinatif yang membuat musik mereka tidak hanya didengarkan, tetapi juga dirasakan secara mendalam.
Distant, band dari Belanda, mengambil pendekatan yang sangat gelap terhadap deathcore. Musik mereka adalah perjalanan ke dalam kegelapan yang mendalam, dengan breakdown yang menghancurkan dan vokal yang menyerang seperti badai.
Distant dikenal karena menciptakan atmosfer yang berat dan penuh ketegangan, di mana setiap not terasa seperti dentuman palu yang menghantam perasaan.
Mereka adalah contoh sempurna dari bagaimana deathcore bisa menjadi lebih dari sekadar kebisingan; ini adalah manifestasi dari kegelapan dan agresi dalam bentuk paling murninya.
Tidak kalah pentingnya adalah Shadow of Intent, yang telah membawa deathcore ke ranah baru dengan memasukkan elemen simfoni yang epik.
Band ini dimulai sebagai proyek sampingan, namun kini telah menjadi kekuatan besar dalam dunia deathcore.
Album mereka, "Elegy", tidak hanya menampilkan kekerasan yang biasa ditemukan dalam genre ini, tetapi juga menambahkan lapisan melodik yang kompleks, membuat setiap lagu terasa seperti sebuah saga yang mendalam.
Lirik mereka sering kali berpusat pada tema-tema sejarah dan mitologi, yang membawa pendengar ke dalam narasi epik yang terasa seperti berasal dari dunia lain.
Terakhir, Fit For An Autopsy terus memperkokoh posisi mereka sebagai salah satu band deathcore terkuat dengan lirik yang penuh makna dan komposisi musik yang memukau.
Album "Oh What the Future Holds" adalah bukti dari kedewasaan mereka dalam bermusik, dengan tema-tema sosial dan politik yang diangkat melalui lirik-lirik mereka yang tajam dan introspektif.
Mereka membuktikan bahwa deathcore tidak hanya tentang kebrutalan, tetapi juga bisa menjadi medium untuk menyampaikan pesan-pesan yang mendalam dan relevan.
Setiap band ini, dengan pendekatan dan karakteristik unik mereka, berkontribusi pada kebangkitan deathcore di era modern.
Mereka membawa semangat inovasi ke dalam genre ini, memperkaya dunia deathcore dengan kekayaan suara dan emosi yang belum pernah ada sebelumnya.
Di tengah kebisingan dan kekerasan yang menjadi ciri khas genre ini, mereka menemukan cara untuk mengekspresikan berbagai lapisan pengalaman dan menjadikan deathcore lebih relevan dan menarik dari sebelumnya.[Ryu]
Tags:
Opinion